Makanan Khas dari Pulau Bali

Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang menyimpan sejuta pesona dan sudah terkenal di dunia. Mulai dari pantai dan wisata alam lainnya akan membuat anda takjub akan keindahannya. Tak hanya itu saja, Bali pun juga menyimpang berbagai macam kuliner khas yang wajib untuk anda cicipi. Untuk itu, di dalam ulasan kali ini kita akan membahas beberapa makanan khas Bali yang terkenal dan sudah mendunia, dijamin akan membuat anda ketagihan saat mencobanya. Penasaran seperti apa saja makanannya? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini :

Ciri Khas Makanan Bali

Tak lengkap rasanya jika anda tidak mencicipi kuliner khasnya ketika bertandang ke Pulau Bali. Rasa masakannya yang autentik, tentu saja akan membuat anda ingin mencobanya lagi. Lantas, bagaimana ciri khas makanan dari Bali? Makanan yang berasal dari Pulau Dewata ini dapat dikatakan sebagai salah satu makanan yang sehat. Hal ini tentu saja karena kaya akan rempah rempah dan juga bumbu yang melimpah di setiap masakannya.

Tak hanya itu saja, ciri khas lainnya dari makanan satu ini adalah memiliki rasa yang pedas. Meskipun kebanyakan bahan dasar dari masakan khas Bali adalah dengan menggunakan bumbu kuning, namun rasa pedasnya ini begitu melekat. Untuk itu, bagi anda yang merupakan pecinta makanan pedas, ada baiknya anda mencoba berbagai macam makanan yang berasal dari pulau satu ini. Dijamin, anda pun pastinya akan ketagihan.

Makanan Khas Dari Bali

1. Rujak Bulung Bali

Makanan Khas Bali - Rujak Bulung Bali

Kuliner khas Bali pertama yang bisa untuk anda cicipi adalah Rujak Bulung Bali. Untuk anda yang terbiasa mengonsumsi rujak dengan buah buahan, maka hal ini akan berbeda jika anda mencoba Rujak Bulung khas Bali. Pasalnya, rujak satu ini terbuat dari rumput laut yang kemudian disiram dengan menggunakan kuah pindang. Selain itu, di dalam rujak bulung ini juga ditambahkan bahan bahan yang lain yakni seperti kelapa parut goreng dan kedelai goreng.

Rumput laut sendiri digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat rujak bukanlah tanpa alasan. Hal ini dikarenakan rujak bulung berasal dari Kelurahan Sarangan, yang merupakan penghasil rumput laut. Sehingga untuk memanfaatkan hasil rumput laut yang melimpah, maka penduduk sekitar pun biasa mengonsumsi olahan rujak bulung ini. Untuk rumput laut yang digunakan untuk membuat rujak ini adalah yang berwarna hijau.

Hal ini dikarenakan rumput laut yang berwarna hijau memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Sehingga banyak masyarakat yang menyukainya. Ketika menyajikan makanan satu ini, maka biasanya akan ditambah dengan sambal yang terbuat dari bahan cabai rawit dan juga bumbu lainnya. Selain itu, biasanya juga akan disediakan potongan kupat untuk menemani anda mengonsumsi rujak satu ini.

Bagi anda yang ingin mencoba salah satu masakan Bali yang cukup unik ini, maka anda pun bisa berkunjung ke salah satu kedai yang berada di Denpasar yakni Kedai Anik. Kedai satu ini memiliki keunggulan untuk menyediakan rujak bulung dari resep turun temurun. Sehingga kualitas dari rujak di kedai satu ini pun akan cukup terjaga. Untuk anda yang ingin mencicipinya, maka anda bisa merogoh kocek mulai dari 15 ribu rupiah untuk satu porsinya. Cukup terjangkau bukan?

2. Siobak Khe Lok Bali

Kuliner satu ini sebenarnya bukanlah masakan khas Bali, melainkan kuliner yang berasal dari China. Namun, orang orang Bali, terutama Singaraja mulai akrab dengan makanan satu ini dan memodifikasinya menjadi makanan khas dari Singaraja. Dimana untuk bumbunya sendiri diadaptasi dari bumbu bumbu khas yang berasal dari Indonesia. Siobak sendiri merupakan makanan yang terdiri dari nasi dengan campuran olahan daging bagi yang beragam.

Mulai dari daging, jeroan, usus, lemak goreng hingga kerupuk rambak kulit babi. Tak hanya itu saja, ketika isinya telah tercampur maka nantinya makanan ini pun akan diberi kuah kental di atasnya untuk membuat rasa menjadi lebih sedap. Untuk kuahnya sendiri dibuat dengan campuran dari ngo hiang, tauco dan juga sedikit tepung untuk membuat kuah menjadi memiliki tekstur kental.

Bagi anda yang ingin mencoba olahan satu ini, maka anda pun akan dengan mudah untuk menemukannya di daerah Singaraja. Hal ini dikarenakan masyarakat baik lokal maupun asing sangat menyukai hidangan satu ini. Untuk anda yang ingin mencicipinya, maka anda pun bisa datang ke warung Sio Bak Khe Lok yang berada di jalan Surapati, Singarja ini.

Warung yang telah ada sejak tahun 1963 ini pastinya telah memiliki rasa yang melegenda. Nama Khe Lok sendiri didapat dari pemiliknya yang memiliki nama Tan Khe Lok, merupakan seorang keturunan Tionghoa. Sehingga anda pun serasa makan siobak yang berasal dari negeri tirai bambu tersebut. Rasa daging babi yang gurih, dicampur dengan kuah tauco, pastinya akan membuat anda ketagihan.

3. Tipat Tahu Gerenceng Bali

Selain itu, ketika anda berkunjung ke pulau ini maka anda pun bisa mencoba makanan khas Bali halal yakni tipat tahu gerenceng. Tipat yang memiliki arti ketupat dan juga tahu, merupakan salah satu makanan yang dijual di daerah Banjar, Gerenceng. Selain ketupat dan tahu, di dalam makanan ini juga terdapat bumbu kental yang disiram pada atas piring ketupat.

Untuk anda yang berkesempatan untuk mencobanya, maka anda pun nantinya akan bisa merasakan sensasi rasa pedas manis gurih yang bercampur jadi satu. Hal ini tentu saja akan membuat anda ketagihan dan ingin terus memakannya. Untuk membuat rasa tipat ini menjadi lebih lezat, maka biasaya juga ditambahkan kecambah yang super banyak, serta bawang goreng yang akan membuat lidah anda bergoyang.

Terakhir, anda pun bisa menambahkan kerupuk udang. Tipat tahu gerenceng adalah nama makanan khas Bali yang bisa untuk anda temukan di daerah jalan Dr Sutomo. Dimana warung ini telah beroperasi sejak tahun 1960-an. Untuk harga, anda pun tak perlu khawatir. Pasalnya, untuk menikmati seporsi tipat tahu ini, tak akan menguras kantong anda.

4. Sate Plecing Bali

Apa makanan khas Bali lainnya yang perlu untuk anda cicipi? Maka jawabannya adalah sate plecing. Jika biasanya anda hanya mengenal varian sate lilit, maka ada pula varian sate lain yang cukup terkenal di Bali dan juga memiliki rasa yang enak. Pada sate lilit atau sate pentul, maka biasanya daging akan dihaluskan barulah bisa dililit ke dalam tusukan. Namun, untuk sate plecing ini agak sedikit berbeda, dimana untuk sate ini maka dagingnya akan langsung ditusukkan ke tusuk sate.

Untuk daging yang biasa digunakan untuk membuat sate ini adalah daging babi. Akan tetapi, ada pula alternatif lain yakni daging sapi dan daging ayam yang digunakan untuk membuat sate ini. Meskipun terkesan memiliki kemiripan dengan jenis sate lainnya, namun hal yang membuat beda dari sate ini adalah sambalnya. Dimana sambal tersebut dibuat dengan bumbu khas Bali yang memiliki rasa pedas.

Seperti yang kita tahu, bahwa makanan khas Bali adalah identik dengan rasa yang pedas, maka di dalam sate ini pun anda bisa menemukan ciri khas dari masakan dari pulau dewata ini. Jika sate lain menggunakan bumbu yakni saus kacang dan kecap, namun untuk sate plecing memiliki bumbu sendiri yang biasanya disebut dengan sambal plecing. Untuk sambal plecing ini sendiri pun terdapat dua varian. Dimana anda bisa memilih sambal plecing pedas dan sambal plecing manis.

Untuk cara membuatnya yakni hampir sama dengan cara pembuatan sate pada umumnya. Namun, ketika sate telah selesai di panggang dekat bara api maka nantinya setiap tusuk sate tersebut akan disajikan dengan sambal plecing tersebut. Untuk anda yang ingin menikmati sajian ini, maka anda pun bisa mencicipi olahan Sate Plecing Arjuna yang terletak di Denpasar.

5. Jukut Ares Bali

Makanan khas Bali selanjutnya yang bisa untuk anda coba adalah jukut ares. Masakan satu ini merupakan makanan berkuah yang terbuat dari kaldu tulang hewan. Untuk membuat rasa menjadi unik, maka nantinya akan ditambahkan bahan utama yakni berupa batang pohon pisang. Untuk menggunakan batang daun pisang ini, maka biasanya akan digunakan batang pohon yang memiliki buah berwarna kuning dan haruslah masih muda.

Atau biasanya juga digunakan batang yang muncul di samping pohon dewasa. Dimana memiliki ukuran yakni sebesar lengan orang dewasa. Selain dengan menggunakan batang pohon pisang, kuliner khas Bali ini juga memiliki rasa kaldu yang cukup unik. Hal ini dikarenakan bahan yang digunakan untuk membuatnya bukanlah daging hewan, melainkan tulangnya. Mulai dari tulang babi, tulang bebek dan juga tulang ayam.

Anda pun juga perlu untuk memperhatikan pemilihan dari anak pisang yang akan anda gunakan. Hal ini dikarenakan jika memilih asal asalan, maka akan berpengaruh terhadap rasa dari jukut ares ini. Sehingga batang yang biasanya digunakan adalah batang pisang klutuk ataupun batu. Namun jika tidak ada, maka batang pisang raja juga bisa digunakan untuk membuat makanan satu ini.

Di dalam pembuatan makanan ini, maka nantinya batang pisang haruslah diambil bagian dalamnya terlebih dahulu. Dimana yang berbentuk putih tersebut, kemudian dicacah dengan halus ataupun dipotong dengan bentuk yang bulat yakni sekitar 0,5 cm. Sehingga nantinya akan bisa dengan mudah masuk ke mulut anda. Untuk menghindari rasa sepat, maka biasanya hasil potongan tersebut akan direndam dengan menggunakan air garam.

Selain itu, jukut ares yang merupakan makanan dari Bali ini, di dalam mengolah batang pisangnya juga bisa untuk anda remas remas hingga bersih dan juga lembut. Sedangkan untuk cara membuat kuahnya adalah dengan menumis bumbu halus yang terdiri dari jahe, lengkuas, bawang putih, bawang merah, cabai rawit, lada hitam dan juga ketumbar.

Setelah itu, barulah diberi tulang hewan dan juga batang pisang. Untuk membuat rasa menjadi semakin lezat, maka juga bisa ditambahkan dengan daun salam dan jeruk nipis. Maka setelah matang, sayur ares ini bisa  dimakan dengan menggunakan nasi putih hangat. Rasa pedas gurih yang ada di dalam sayur ini pun akan membuat anda semakin lahap untuk mengonsumsinya.

6. Sudang Lepet Bali

Sudang lepet adalah salah satu makanan dari Bali yang bisa untuk anda konsumsi. Untuk nama makanan satu ini memang akan jarang sekali terdengar oleh banyak orang. Namun, bagi anda yang penasaran maka anda pun bisa menemukannya dengan mudah di daerah kota Buleleng maupun Singaraja. Dinamakan dengan sudang lepet, ternyata memiliki nama yang sedikit aneh.

Hal ini dikarenakan sudang sendiri memiliki arti yakni ikan asin. Sedangkan untuk kata lepet, dapat diartikan yakni sebagai sial. Untuk itu, jika digabung maka nama makanan ini memiliki arti ikan asin sial. Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa dinamakan demikian karena ikan asin tersebut harus diolah dengan cara di pukul pukul terlebih dahulu hingga menjadi tipis.

Apa makanan khas Bali ini memiliki rasa yang lezat? Tentu saja jawabannya adalah iya. Hal ini dikarenakan sudang lepet menggunakan ikan asin yang memiliki bentuk sangat tipis. Sehingga hal tersebut akan membuat makanan ini memiliki tekstur yang renyah dan juga rasa asin yang menggiurkan. Untuk pembuatan ikan asin sendiri cenderung rumit. Hal ini diawali dengan menangkap ikan dan kemudian ikan tersebut akan langsung dijemur di bawah sinar matahari.

Selanjutnya, ikan tersebut akan dipanggang dengan menggunakan bara api. Untuk menghasilkan bentuk yang tipis, maka ikan tersebut haruslah dipukul pukul hingga memiliki bentuk yang melebar. Nantinya jika digoreng, maka ikan ini akan memiliki tekstur yang renyah layaknya kerupuk, namun memiliki rasa yang lebih asin. Untuk anda yang ingin memasaknya, maka anda pun hanya cukup untuk menggorengnya.

Kemudian, berikan bumbu berupa minyak kelapa, perasan jeruk nipis dan juga sambal matah atau sambal nasi. Nantinya, anda pun akan ketagihan untuk mengonsumsi sudang lepet yang merupakan nama makanan khas Bali. Untuk anda yang ingin mencicipinya maka anda pun bisa datang ke Desa Sengit, Buleleng untuk mencoba makanan satu ini.

7. Nasi Sela Bali

Makanan khas Bali adalah salah satu bentuk makanan lokal yang hanya bisa untuk anda temui di Pulau Bali. Untuk itu, jika anda sedang berwisata ke tempat satu ini, maka anda pun bisa mencoba nasi sela. Makanan satu ini merupakan nasi yang dicampur dengan aneka lauk tertentu. Diberi nama nasi sela, hal ini dikarenakan adanya tambahan cacahan ubi yang terdapat di dalam makanan satu ini.

Untuk itu, dengan adanya ubi tersebut maka jenis makanan satu ini diberi nama dengan nasi sela. Dimana arti sela sendiri memiliki arti dari ubi atau ketela dalam bahasa setempat. Makanan satu ini merupakan salah satu masakan khas dari Kabupaten Karangasem. Bahkan makanan ini pun menjadi salah satu makanan pokok masyarakat di tahun 1970. Hal ini dikarenakan beras masih cukup langka, sehingga ubi digunakan sebagai  tambahan untuk memperoleh asupan karbohidrat.

Pada umumnya, ubi yang digunakan untuk pembuatan makanan ini adalah dengan menggunakan ubi jalar. Sehingga nantinya akan menimbulkan rasa yang manis. Kemudian, di dalam nasi sela juga terdapat ketela yang memiliki rasa tawar. Akan tetapi, makanan yang sudah ada sejak lama ini, di jaman sekarang pun juga laris untuk dijual dengan lauk yang beragam.

Untuk itu, lauk yang biasa digunakan adalah bermacam macam. Mulai dari sayur bejek, sayur bejek bumbu kalas, grago atau udang kecil dan juga kacang tanah. Bahkan di beberapa warung pun juga terdapat lauk lainnya yang lebih lengkap. Sehingga anda pun nantinya akan lebih puas untuk memilih lauk yang sesuai dengan selera anda. Pasalnya, akan tersedia lauk seperti suwiran ayam betutu, dimana salah satu makanan khas Bali yang mendunia.

Tak hanya itu saja, anda pun juga bisa untuk menemukan lauk seperti pindang tongkol, sate kulit ayam, kacang panjang, hingga sambal matah dan sambal teri lengkap tersedia. Nasi sela pun dikemas dengan sederhana dan dijual dengan dibungkus menggunakan kertas minyak. salah satu warung terkenal yang menjual nasi sela adalah Warung Mek Luh yang berada di depan RSUD Karangasem.

8. Bebek Bengil Bali

Bebek bengil adalah salah satu makanan khas Bali yang juga wajib untuk anda coba. Bengil sendiri memiliki arti yakni kotor. Untuk itu, jika diartikan dalam bahasa Indonesia maka dapat dikatakan bebek kotor. Nama yang unik tersebut ternyata didapatkan dari bebek bebek yang masuk ke dalam restoran di tempat dijualnya bebek bengil ini pertama kali.

Sehingga, nama dari makanan satu ini pun dikenal dengan sebutan bebek bengil. Untuk olahannya sendiri, dibuat dengan bahan dasar yakni bebek utuh. Kemudian, untuk ciri khas dari makanan ini adalah memiliki permukaan kulit luar yang sangat crispy. Hal ini dikarenakan di dalam proses pengolahannya bebek ini digoreng hingga kering. Sehingga menciptakan tekstur yang kering dan juga crispy.

Untuk rasa pun tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, makanan satu ini memiliki rasa yang cukup menggoda. Sehingga tak heran makanan khas Bali yang mendunia ini dikenal oleh wisatawan baik domestik maupun asing. Untuk anda yang penasaran akan rasa dari bebek satu ini maka anda pun bisa mencicipi di Bebek Bangil Restaurant yang berada di Ubud.

Atau bagi anda yang sedang berada di Nusa Dua maka anda pun bisa mencobanya di Bebek Bengil Restaurant di cabang Nusa Dua. Pada umumnya, olahan bebek satu ini hampir sama dengan olahan bebek lainnya. Namun, yang membuat berbeda adalah rasa gurih dan juga rempah rempah yang membuatnya memiliki rasa yang lezat. Untuk itu, tak ada salahnya untuk mencoba bebek ini saat berada di Bali.

9. Batun Bedil Bali

Jika sebelumnya membahas tentang makanan berat yang wajib untuk anda coba ketika berada di Bali, maka anda pun juga bisa mencoba jajanan khas Bali ini. Batun Bedil merupakan salah satu kuliner khas Bali yang hampir mirip dengan bubur candil yang berasal dari Jawa. Hal ini dikarenakan proses pembuatannya menggunakan tepung untuk isinya. Sedangkan untuk kuahnya diberikan gula merah sehingga akan memberikan rasa yang manis.

Untuk perbedaan kuliner satu ini dengan bubuk candil adalah terlihat dari isinya. Jika cendil memiliki bentuk yang bulat, maka untuk batun bedil ini mempunyai bentuk yang pipih. Dimana memiliki ciri khas yakni terdapat cekungan di tengahnya. Selain itu, batun bedil ini juga ditambahkan parutan kelapa diatas penyajiannya. Hal ini tentu saja berbeda dengan cendil yang tidak ada parutan kelapa.

Untuk membuat makanan khas Bali halal ini maka anda pun membutuhkan beberapa bahan. Dimana diantaranya adalah tepung tapioka, tepung ketan dan juga garam. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu kemudian dibentuk lebih pipih. Dan untuk bagian tengahnya bisa ditekan dengan menggunakan jari sehingga membentuk cekungan.

Sedangkan untuk membuat kuahnya, maka anda bisa menyiapkan santan, gula merah, daun pandan dan juga garam. Kemudian, masaklah bahan tersebut hingga mendidih. Nantinya, kuah tersebut akan dicampur dengan tepung beras yang sebelumnya telah dilarutkan dengan air. Lalu, anda pun bisa menyiram kuah ini di dalam adonan yang pipih tersebut hingga benar benar matang.

Setelah itu, anda baru bisa untuk menyajikan jajanan satu ini. anda pun jangan lupa untuk menambahkan parutan kelapa diatasnya. Hal ini tentu saja akan menggugah selera anda. anda bisa mengonsumsi makanan satu ini ketika sedang hangat, hal ini dikarenakan akan terasa lebih nikmat. Terlebih lagi dengan isiannya yang kenyal, maka hal ini tentu saja akan membuat anda semakin ketagihan.

10. Bebek Goreng Bali

Apa makanan khas Bali yang harus anda coba? Jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini pastinya adalah bebek goreng khas Bali. Meskipun anda telah mencoba berbagai macam sajian bebek goreng, namun untuk bebek satu ini harus anda coba saat berada di Bali. Pasalnya, terdapat bumbu khas yang hanya ada di Pulau Dewata ini. Untuk pembuatannya pun berbeda dengan bebek goreng pada umumnya.

Hal ini dikarenakan dalam satu ekor penuh bebek utuh nantinya akan dipotong menjadi empat bagian. Dimana bagian tersebut sebelumnya telah dilumuri dengan jeruk nipis. Selain itu, bebek satu ini pun juga akan dilumuri dengan bumbu halus sehingga rasa rempah akan langsung merasuk ke dalam bebek tersebut. Ada beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat bumbu rempahnya. Mulai dari gula, garam, jahe, lengkuas, kencur, terasi goreng, bawang putih, merica, dan ketumbar.

Dengan beragam bumbu yang sangat melimpah tersebut, tak heran jika makanan khas Bali yang mendunia ini diincar oleh para wisatawan yang mengunjungi pulau satu ini. Ketika proses pelumuran dengan bumbu halus telah dilakukan, maka kemudian bebek tersebut akan didiamkan selama kurang lebih dua jam sehingga bumbu pun akan lebih meresap.

Barulah setelah itu, bebek tersebut dapat digoreng dengan menggunakan minyak sayur yang dilengkapi dengan daun jeruk, serai dan juga daun salam. Saat bebek telah berubah warna, maka bebek lantas diangkat dan ditiriskan. Untuk penyajiannya sendiri, biasanya bebek ini akan dihidangkan dengan sambal matah yang pedas. Jika anda belum kenyang, maka anda pun wajib menambahkan nasi putih hangat ketika menyantap bebek satu ini.

11. Nasi Pedas Bali

Selanjutnya, anda bisa mencoba nasi pedas yang saat ini sedang digemari oleh banyak orang. Untuk anda yang akrab dengan nasi rames, maka untuk nasi pedas khas Bali ini pun memiliki bnetuk yang hampir sama denga nasi rames tersebut. Dimana disajikan dengan beberapa lauk untuk menemani nasi putih. Pada umumnya, nasi pedas ini akan disajikan dengan nasi, kering tempe, sambal, serundeng, mie goreng, sayur tumis dan juga daging halus.

Namun yang membuat nasi satu ini menjadi spesial adalah sambal yang dibuat dengan khusus. Sehingga nantinya akan menghasilkan rasa pedas nikmat yang disukai oleh semua orang. Selain lauk yang tersedia pada umumnya maka penjual nasi pedas ini pun biasanya juga menyediakan lauk lain sebagai menu tambahan untuk menyantap hidangan satu ini.

Mulai dari telur ceplok, ayam sayur, urab, ampela, ati, opor ayam dan juga sebagainya. Untuk anda yang ingin mencicipi masakan khas Bali ini maka anda pun bisa mengunjungi Nasi Pedas Ibu Andika yang berada di Jalan Kuta. Warung satu ini pun cukup terkenal sehingga bagi anda yang kesini, maka anda pun harus bersiap untuk antri ketika menikmatinya.

12. Tipat Cantok Bali

Tipat cantok merupakan nama makanan khas Bali yang merupakan olahan dari ketupat. Untuk olahan satu ini, anda juga bisa untuk merasakan berbagai macam olahan sayur yang diaduk menjadi satu dengan bumbunya. Sekilas makanan satu ini akan terlihat seperti gado gado. Namun rasa dari makanan ini pun akan sangat jauh berbeda dengan gado gado.

Tak hanya rasa saja yang berbeda, bahan untuk membungkusnya pun berbeda. Dimana tipat menggunakan janur untuk membungkus dan tidak menggunakan daun pisang seperti lontong yang terdapat di dalam gado gado. Sedangkan untuk bumbunya sendiri yakni dengan menggunakan kacang tanah, gula merah, garam, cabai, jeruk limau dan juga kencur.

Nantinya, semua bumbu tersebut akan dicampur menjadi satu dan dihaluskan. Untuk pembuatan ketupatnya sendiri yakni dengan menggunakan beras dan santan. Kemudian, setelah matang maka bisa dipotong potong dan disajikan di dalam piring saji. Untuk menambah cita rasa, maka biasanya akan ditambahkan tauge, kacang panjang dan juga kangkung yang telah direbus.

Dengan dilumuri bumbu kacang diatasnya, maka hal ini tentu saja akan memiliki rasa yang yang sangat gurih. Ditambah lagi dengan sayur yang memiliki kandungan serat tinggi maka hal tersebut akan membuat anda kenyang ketika menyantap hidangan satu ini. Namun, bagi anda yang ingin menemukannya maka saat ini pun cukup sulit. Pasalnya, hanya terdapat beberapa warung tertentu yang menjual makanan satu ini.

13. Lawar Bali

Lawar adalah salah satu makanan yang terbuat dari daging cincang dicampur dengan sayur dan juga bumbu yang khas. Makanan khas Bali adalah makanan yang pertama kali berada di Bali dan memiliki ciri khas tersendiri. Hal ini pula yang terdapat di dalam lawar Bali. Nama lawar memang telah identik dengan Bali, karena memang masakan ini dibuat dan ditemukan pertama kali di pulau yang memiliki pantai Sanur ini.

Untuk beberapa lawar, ada pula yang menggunakan darah dari hewan. Dimana darah tersebut digunakan untuk bumbu pendamping layaknya kuah. Untuk pembuatan makanan satu ini biasanya akan menggunakan daging sebagai bahan utamanya. Namun, terdapat beberapa yang menggunakan nangka muda. Untuk bahan daging yang biasa untuk digunakan adalah daging babi dan juga daging ayam.

Pada umumya untuk membedakan lawar tersebut dibuat dengan menggunakan bahan apa, maka dibelakangnya akan disertakan bahan untuk membuatnya. Seperti lawar babi yang dibuat dengan menggunakan daging bagi. Serta lawar nangka yang dibuat dengan menggunakan nangka muda. Selain itu, terkadang ada juga yang membuat lawar berdasarkan campuran dari daging ayam dan daging babi, sehingga dikenal dengan lawar padamare.

Makanan khas Bali ini menggunakan perpaduan dari beberapa bahan seperti kelapa dan juga bumbu khas Bali. Sehingga hal ini akan membuat makanan satu ini memiliki cita rasa pedas nan gurih yang akan menggoyang lidah anda. Untuk menyantapnya maka anda hanya perlu menambahkan nasi putih maka nantinya akan membuat anda ketagihan.

Untuk menikmati makanan satu ini, maka anda pun akan dengan mudah untuk menemukannya. Dimana di hotel dan restoran pun sering untuk menyajikan menu satu ini. namun, perlu anda ingat bahwa lawar merupakan makanan yang cepat basi. Sehingga ketika anda menyantapnya maka anda pun haruslah dengan cepat menghabiskannya. Hal ini dikarenakan lawar hanya bisa bertahan selama setengah hari saja.

14. Laklak Bali

Salah satu makanan khas Bali halal yang bisa untuk anda cicipi adalah laklak. Jajanan satu ini merupakan kue tradisional yang masih bertahan di era yang modern ini. Dibuat dengan menggunakan tepung beras, garam, air daun suji, santan dan juga air daun pandan maka hidangan satu ini akan menyajikan rasa yang gurih untuk anda.

Dengan adanya air dari daun suji dan juga daun pandan, maka hal tersebut bertujuan untuk membuat laklak menjadi berwarna hijau yang alami. Selain itu, dengan menggunakan air pandan maka juga akan memberikan rasa dan aroma yang sangat khas. Setelah mencampurkan semua bahan menjadi satu, maka nantinya adonan tersebut akan dimasukkan ke dalam cetakan yang berbentuk setengah bola dan kemudian dipanaskan.

Setelah itu, anda pun akan langsung bisa mengonsumsi kue tradisional satu ini. Namun, untuk memberikan rasa yang lebih manis maka biasanya akan ditambahkan gula aren yang telah direbus dengan parutan kelapa diatasnya. Untuk anda yang penasaran dengan rasa dari kue satu ini, maka anda pun bisa untuk menikmati Laklak Men Gabrug. Dimana dalam satu porsi maka anda pun akan bisa untuk menikmati laklak dalam jumlah 5 isi.

15. Sate Languan Bali

Meskipun tidak sepopuler sate lilit, namun sate ini pun juga memiliki rasa yang akan membuat anda tak berhenti mengunyah. Pasalnya, bahan yang digunakan untuk membuat kuliner khas Bali ini adalah ikan laut, terutama ikan tongkol yang akan memiliki rasa enak dan kandungan gizi yang tinggi. Untuk cara membuatnya sendiri pun hampir sama dengan sate lilit yang normal.

Dimana setelah ikan laut selesai digiling menjadi halus, maka akan ditambahkan bumbu yang terdiri dari garam, terasi, cabai, gula merah, bawang merah, jeruk limau, bawang putih, dan jenis rimpang-rimpangan. Bumbu tersebut kemudian dihaluskan dan dicampur merata ke dalam daging hingga bumbu meresap secara menyeluruh. Setelah itu, barulah adonan siap untuk dililit pada tusukan yang dibuat dari pelepah kelapa hingga memiliki bentuk yang pipih.

Setelah itu, sate pun bisa dipanggang dengan bara api hingga permukaannya menjadi berwarna kecoklatan. Untuk anda yang ingin mendapatkan makanan satu ini maka anda pun bisa mengunjungi daerah Desa Pesinggahan yang berada di Klungkung. Hal ini dikarenakan sate languan berasal dari daerah tersebut, sehingga anda pun akan bisa menemukan banyak rumah makan yang menjual sate ini sebagai menu utamanya.

16. Rujak Kuah Pindang

Makanan khas Bali satu ini cocok bagi anda yang ingin mencoba rujak khas Bali. Meskipun tidak setenar dengan jenis rujak lain, namun anda bisa mencoba makanan unik satu ini ketika sedang berada di Bali. Untuk ciri utama dari rujak ini adalah terletak dari sambalnya atau yang sering dikenal dengan kuah. Dimana kuah ini menggunakan kuah dari ikan pindang. Tentu saja hal ini pun akan sangat jarang bisa untuk anda temukan selain di Bali.

Untuk isian dari rujak satu ini juga sama dengan isi rujak pada umumnya. Dimana dengan menggunakan irisan dari buah mentimun, bengkoang, mangga, nanas, dan juga jambu air. Rasanya sendiri pun cukup pedas. Hal ini dikarenakan makanan khas Bali halal ini memiliki siraman kuah yang terdiri dari cabai, terasi yang digunakan sebagai bumbu untuk rujak kuah pindang ini.

Ketika anda berada di Bali, maka anda pun bisa mengunjungi salah satu tempat yang berada di Jalan Bukit Tunggal, Denpasar. Dimana di tempat satu ini akan tersedia rujak dengan harga yakni sekitar kurang dari 10 ribu rupiah. Makanan khas Bali yang mendunia ini pun ternyata juga banyak disukai oleh pelancong, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing karena rasanya yang unik.

17. Serombotan Klungkung Bali

Serombotan klungkung merupakan salah satu makanan khas Bali yang berasal dari daerah Klungkung. Dimana untuk makanan satu ini berisi sayuran dan juga aneka bumbu lainnya. Untuk jenis sayur yang sering kali digunakan sebagai isiannya adalah bayam, kangkung, terung bulat, kacang panjang dan juga kecambah yang dimasak dengan cara direbus.

Sayuran yang menjadi isian dari sermbotan ini pun dipotong kecil kecil terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar nantinya konsumen semakin mudah untuk mengonsumsinya untuk bumbu yang digunakan di dalam makanan satu ini disiramkan setelah memotong sayuran. Sehingga nantinya serombotan ini pun menjadi lebih bewarna. Selain itu, akan menghasilkan rasa yang gurih dan pedas menjadi satu.

Masakan khas Bali tersebut juga akan dibumbui dengan bumbu khusus yakni sambal nyuh. Sambal ini sendiri merupakan salah satu jenis sambal yang dibuat  dengan menggunakan daging kelapa tua. Dimana daging kelapa tersebut dibakar dan diparut dengan halus. Kemudian nantinya akan dicampur rata dengan bumbu yang dihaluskan.

Bumbu tersebut terdiri dari cabai, terasi, bawang putih, garam dan gula bali. Kemudian, ada pula bumbu yang kedua yakni bernama unyah sere limo. Bumbu satu ini terbuat dari garam, terasi, cabai, dan perasan air jeruk. Sedangkan untuk bumbu yang ketiga merupakan bumbu kacang yang juga ikut masuk sebagai bumbu serombotan.

Dimana untuk bumbu dari makanan khas Bali adalah kacang tanah. Kacang tanah tersebut ditumbuk hingga menjadi halus. Barulah setelah itu, nantinya akan diberi terasi, bawang putih, cabai, gula bali, dan garam yang digoreng bersama sedikit minyak. Untuk bisa menikmati makanan satu ini dengan nikmat, maka ketiga bumbu tersebut akan dicampur ke atas serombotan.

18. Tum Bali

Nama makanan khas Bali selanjutnya yang wajib untuk anda coba adalah tum Bali. Untuk pengolahan dari makanan satu ini adalah dengan cara memasukkan daging ke dalam daun pisang. Akan tetapi, sebelumnya, daging tersebut dibumbui terlebih dahulu barulah kemudian dimasak. Jika dilihat dari proses pembuatannya, maka makanan satu ini mirip dengan cara pembuatan pepes. Namun, makanan satu ini sering kali disebut dengan pepes Bali.

Pada umumnya, daging yang sering kali digunakan untuk membuat tum adalah daging sapi, daging ayam dan juga daging babi. Hal tersebut sesuai dengan keinginan anda. namun, ketika ingin membuat makanan satu ini maka daging tersebut haruslah dicincang terlebih dahulu agar nantinya lebih mudah untuk memasukkan ke dalam medium daun pisang.

Untuk anda yang ingin memasaknya pun cukup mudah. Dimana setelah daging selesai dicincang, maka nantinya akan disiapkan berbagai macam bumbu untuk menumisnya. Sebut saja seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah, kencur, terasi, garam dan juga minyak kelapa. Semua bahan bahan tersebut dihaluskan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke daging.

Kemudian, bumbu tersebut bisa dicampurkan ke daging secara merata sehingga nantinya bumbu benar benar menyelimuti semua bagian daging. Adonan yang telah jadi tersebut selanjutnya akan dimasukkan ke dalam daun pisang. Dimana untuk pucuknya dikunci dengan menggunakan lidi agar nantinya tidak terbuka ketika sedang memasak. Lalu, adonan tersebut bisa dikukus hingga matang.

Setelah kukusan matang, maka tum bisa disajikan. Pada umumnya, makanan satu ini paling enak jika dikonsumsi dengan menggunakan seporsi nasi putih hangat. Hal ini dikarenakan tum memiliki rasa yang gurih. Sehingga hal tersebut akan sangat pas jika dikombinasikan dengan nasi. Biasanya, orang orang yang berkunjung ke Bali pun juga sering membawa pulang makanan satu ini untuk oleh oleh.

19. Timbungan

Apa makanan khas Bali yang melalui proses pengawetan? Maka anda pun bisa menjawab timbungan. Sebenarnya, makanan satu ini merupakan sebuah proses dari pengawetan makanan dengan cara menimbun makanan ke bambu. Akan tetapi, saat ini makanan yang proses pengolahannya dimasukkan ke bambu sering kali disebut dengan kuliner timbungan.

Untuk proses pengolahan dari makanan satu ini, biasanya akan menggunakan bambu dengan ukuran yang cukup besar. Dimana nantinya akan dilubangi dan diisi dengan berbagai macam sayur dan juga daging. Untuk dagingnya sendiri, biasanya akan diisi dengan daging seperti ikan, babi, hingga ayam. Daging tersebut merupakan daging yang sering kali digunakan dan dipakai untuk membuat nasi sela.

Namun, sebelum dimasukkan ke wadah bambu tersebut, biasanya daging tersebut akan dibumbui terlebih dahulu. Sehingga akan memiliki rasa yang enak untuk dikonsumsi. Bumbu yang sering kali digunakan untuk membuat masakan satu ini adalah dengan menggunakan bumbu normal atau base genep yang ditambahkan dengan minyak kelapa. Sehingga nantinya akan memiliki rasa seperti kuliner Bali pada umumnya.

Setelah bumbu sudah lengkap, maka nantinya bumbu tersebut akan didekatkan dengan perapian atau dipanggang hingga matang. Pada umumnya, restoran ataupun rumah makan akan menyajikan kuliner satu ini dengan bumbu dan juga nasi hangat. Tentu saja, cita rasa yang gurih akan bisa anda dapatkan. Ditambah lagi karena makanan ini diawetkan dengan bumbu, sehingga akan membuat makanan satu ini menjadi lebih awet.

20. Sate Penyu

Bagi anda yang mendengar nama makanan khas Bali satu ini pastinya anda akan mengira bahwa makanan ini terbuat dari daging penyu. Namun, anda perlu tahu bahwa sate penyu merupakan makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan utama yakni daging babi. Menggunakan nama penyu, hal ini dikarenakan dulunya produsen dari sate ini menjualnya di tepi pantai, layaknya penyu yang sering untuk mondar mandir di pantai.

Namun, karena hal ini akan membuat pantai menjadi tidak baik maka penjualan sate penyu tersebut tidak dilakukan di tepi pantai lagi. Melainkan anda nantinya bisa menemukan orang yang menjual sate tersebut di warung maupun kedai yang ada di Bali. Salah satu tempat yang bisa untuk anda kunjungi ketika ingin mencoba sate ini adalah di dekat Gelora Trisakti, lebih tepatnya di Jalan Patih Jelantik.

Disini nantinya anda akan bisa dengan mudah untuk menemukan warung dengan konsumen yang mengantri. Sate daging babi yang dibumbui oleh cabai dan garam ini memang membuat sate ini banyak digemari oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan rasa pedas yang bercampur dengan rasa gurih dan juga empuknya daging babi, tentu saja akan membuat anda menjadi ketagihan.

Untuk sate tusuknya, biasanya akan terdiri dari 2 hingga 4 potongan daging saja. Namun, jika anda membelinya maka untuk satu porsi dari sate penyu ini akan dijual dengan harga yang cukup terjangkau. Nantinya, setiap porsi akan berisi 6 tusuk sate yang dipadukan dengan ketupat. Sehingga bagi anda yang kesini pasti akan meminta porsi tambah karena kelezatannya.

21. Sate Pentul

Makanan khas Bali selanjutnya yang bisa untuk anda konsumsi adalah sate pentul. Selain sate lilit, makanan satu ini pun juga cukup populer bagi masyarakat di Bali. Untuk sate pentul dan sate lilit sendiri memiliki persamaan yakni ketika menaruh daging pada tusukan satenya. Dimana cara tersebut adalah dengan dililitkan setelah daging tersebut mengalami proses penghalusan.

Akan tetapi, yang membuat beda dari kuliner khas Bali ini adalah pada bagian tusukannya. Untuk sate pentul, biasanya akan menggunakan batang serai, bukan menggunakan batang kelapa atau batang bambu yang kerap kali digunakan untuk menusuk sate. Selain itu, hal lain yang membedakan sate satu ini dengan sate lilit adalah pada dagingnya memiliki bentuk yang lebih tebal dan lebih gendut ketika melilit bersama dengan batang serai.

Cara pembuatan sate ini pun juga menggunakan daging ikan, tidak seperti sate pada umumnya yang menggunakan daging unggas ataupun hewan ternak yang lain seperti sapi dan kambing. Ikan yang biasanya digunakan untuk membuat sate ini adalah dengan menggunakan ikan kakap ataupun ikan tenggiri yang dicampur dengan udang sehingga memiliki rasa yang lebih enak.

Untuk cara membuatnya sendiri, maka nantinya akan diperlukan daging ikan dan udang yang telah digiling. Kemudian, kedua bahan laut tersebut diblender dengan menggunakan bumbu halus dan juga kaldu, garam, gula merah dan kelapa parut. Barulah ketika hasil blender telah halus, adonan satu ini bisa direkatkan ke batang serai dan dikukus hingga matang. Setelah itu, makanan khas Bali halal ini siap dipanggang dan dikonsumsi.

22. Entil

Salah satu masakan khas Bali yang memiliki bentuk menyerupai ketupat namun disajikan dalam bentuk yang berbeda adalah entil. Makanan satu ini merupakan salah satu kuliner khas dari daerah Pupuan yang ada di Tabanan. Meskipun memiliki cara pembuatan yang mirip dengan ketupat, namun entil sendiri memiliki bentuk yang lebih pipih dan dengan warna yang kehijau hijauan.

Untuk memasaknya sendiri, biasanya orang Bali akan menggunakan daun talengidi ataupun daun nyelep. Sehingga meskipun memiliki bentuk yang mirip lontong, makanan satu ini tidak menggunakan daun pisang. Walaupun terdapat perbedaan, entil sendiri di dalam membuatnya yakni dengan menggunakan bahan berupa beras dan santan. Sehingga akan mirip dengan lontong ataupun ketupat.

Apa makanan khas Bali ini enak untuk dikonsumsi? Tentu saja jawabannya akan iya. Hal ini dikarenakan ketika entil telah matang, maka nantinya akan bisa disajikan di atas piring. Ditambah dengan lauk dan juga sayur lain yang akan menggugah selera makana anda. biasanya di dalam penyajian akan ditambahkan kecambah, bayam, kacang pantang, sambal goreng dan juga sambal kelapa.

Selain itu, untuk menghasilkan rasa entil yang enak, maka dalam penyajiannya tersebut juga akan diberi kuah santan. Sehingga makanan satu ini pun akan memiliki rasa yang gurih dan pedas. Hal ini dikarenakan adanya campuran sambal di dalamnya sehingga membuat rasanya menjadi pedas dan nikmat. Untuk satu porsi entil sendiri akan cukup istimewa, karena adanya beragam jenis sayur yang tercampur di dalam isiannya.

23. Bubur Mangguh Bali

Makanan khas Bali berikutnya yang bisa untuk anda coba yakni berupa bubur mangguh Bali. Bubur satu ini adalah sajian bubur yang menjadi salah satu makanan khas dari Desa Tedjakula, Buleleng. Bubur ini pun memiliki ciri khas yakni dengan adanya tambahan kacang goreng dan urapan di dalamnya. Sehingga ketika anda menikmati satu mangkuk bubur mangguh ini, maka anda pun akan merasakan rasa rempah rempah yang kuat.

Di dalam satu porsi makanan ini, nantinya juga akan terdapat tambahan urap yang memiliki rasa gurih. Ditambah lagi dengan adanya lauk berupa suwiran ayam yang akan membuat anda tak henti mengecap. Ada pun bubur mangguh ini yakni terdiri dari rempah rempah pilihan. Seperti santan, garam dan juga daun salam yang akan menghasilakn rasa gurih nan lembut di mulut anda.

Setelah bubur selesai dibuat, maka nantinya bubur ini pun akan diberikan tambahan yakni berupa lauk dan juga bumbu dari makanan khas Bali adalah terdiri dari bumbu halus yang merupakan campuran dari merica, garam, kunyit bakar, cabai merah, kemiri, bawang putih, bawang merah dan juga ketumbar. Setelah dihaluskan maka bumbu tersebut ditumis hingga memiliki aroma yang harum

Pada saat proses menumisnya, maka daging ayam yang telah disuwir tersebut dimasukkan bersama dengan lengkuas, daun salam dan juga kaldu bubuk. Setelah itu, barulah bisa disajikan dengan bubur dan kuah yang memiliki rasa segar. Dengan ditambah urapan dan juga kacang panjang lengkap dengan bawang goreng, maka anda pun bisa merasakan bubur satu ini. untuk anda yang penasaran, anda pun bisa mencicipinya di restoran Buleleng atau

24. Nasi Jinggo Bali

Nasi jinggo merupakan salah satu nama makanan khas Bali yang memiliki tampilan kerucut memanjang pada nasinya. Untuk makanan satu ini, biasanya diberikan tambahan berupa suwiran daging, mie, sambal goreng tempe, dan juga sambal. Jika anda melihat sekilas penampilan dari nasi satu ini, mungkin anda pun akan teringat pada nasi kucing yang berasal dai Yogyakarta dan juga Jawa Tengah.

Akan tetapi, hal tersebut tentu saja akan berbeda jika anda lihat berdasarkan isinya. Untuk pembungkusannya sendiri pun nasi jinggo juga cenderung menggunakan daun pisang tinimbang, dibandingkan dengan menggunakan kertas minyak. Memiliki nama jinggo, hal ini dikarenakan dulunya nasi ini hanya seharga 1.500 rupiah saja. Sehingga sesuai dengan namanya, yakni jinggo yang berarti 1.500.

Namun, saat ini anda bisa menemukan nasi jinggo dengan kisaran harga yakni 5 ribu hingga 10 ribu rupiah per satu porsinya. Kuliner khas Bali satu ini pun juga bisa untuk anda jumpai di berbagai acara pernikahan dan arisan masyarakat Bali. Untuk menu lauknya sendiri, biasanya pun akan sangat beragam. Mulai dari sate ayam, telur asin, sate lilit hingga sayur tumis dan juga kacang panjang pun tersedia untuk bisa anda cicipi.

Untuk rasa nasinya sendiri pun tak usah diragukan lagi. Pasalnya, nasi yang pulen dipadukan dengan sambal yang cukup pedas akan membuat anda ketagihan untuk mencoba nasi satu ini. Bagi anda yang ingin mencobanya, maka anda pun bisa menemukannya warung yang ada di pinggir jalan. Biasanya saat malam hari, wisatawan yang ingin mencoba nasi jinggo ini pun akan sangat bejibun. Tak heran, di kota kota besar seperti Denpasar, Kuta, dan Ubud pedagang nasi jinggo ini begitu menjamur.

25. Nasi Tepeng Bali

Untuk anda yang masih bingung dengan jenis makanan satu ini, maka nasi tepeng dapat dibilang hampir mirip dengan nasi campur. Namun, yang membedakan dari makanan khas Bali ini adalah terletak dari lauk yang disediakan. Sehingga nasi tepeng ini memiliki berbagai macam lauk yang tersedia di dalam satu porsi piring. Masyarakat pun sering kali menyebut makanan satu ini yakni sego tempong yang merupakan makanan khas dari Gianyar.

Jika anda berkesempatan untuk mencobanya, maka ketika anda melahap nasi satu ini, warung yang menjualnya pun akan menggunakan alas yakni berupa daung pisang. Dimana daun pisang tersebut telah dilapisi dengan beberapa helai daun. Hal ini bertujuan agar nantinya tidak menimbulkan kerusakan atau mudah rusak.

Untuk rasa dari nasi satu ini lebih cenderung pedas. Namun, anda tak perlu khawatir untuk kepedasan, pasalnya beragam jenis lauk yang disediakan akan membuat variasi rasa dari nasi tepeng ini begitu beragam. Terutama, di dalam nasi tepeng ini terdapat sayuran yang pastinya akan memiliki kandungan serat yang baik untuk tubuh anda ketika dikonsumsi.

Masakan khas Bali ini nantinya akan disajikan dengan berbagai macam jenis sayur. Mulai dari kacang merah, terong, kacang panjang, kelapa parut, nangka muda dan juga daun kelor. Untuk sayur tersebut, sebelum dicampurkan ke dalam nasi tepeng maka semuanya akan direbus terlebih dahulu. Barulah semua sayur tersebut bisa ditambahkan sebagai menu tambahan nasi tepeng Bali ini

Untuk nasinya sendiri pun juga tidak hanya nasi putihan biasa. Melainkan untuk memasak nasi dengan hasil yang enak ini, dibutuhkan beberapa bahan yakni seperti santan, garam, serai, kunyit dan daun salam. Sehingga nantinya akan bisa untuk mendapatkan sensasi rasa yang gurih dan lezat, meskipun anda hanya mengonsumsi nasinya saja.

Dengan pengolahan nasi yang cukup unik tersebut, maka hal ini akan menjadi salah satu pembeda dari nasi tepeng dengan nasi yang lain. Selain itu, bagi anda yang menyukai pedas maka anda pun juga bisa menambahkan sambal untuk menambah selera makan anda. Bagi anda yang tertarik untuk mencoba, maka anda pun bisa mengunjungi pasar Senggol yang berada di Jalan Ngurai Rai.

26. Jukut Urab Bali

Jukut urab merupakan salah satu nama makanan khas Bali yang memiliki penampilan hampir mirip dengan urap sayur yang biasa untuk anda temukan di Jawa. Namun, hal ini tentu saja tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan ketika mengunjungi Pulau Dewata ini. Untuk isinya, di dalam satu porsi jukut urab maka anda pun nantinya akan mendapatkan berbagai macam sayuran.

Pada umumnya akan terdapat wortel, kacang panjang, tauge, dan juga bayam di dalam jukut urab ini. Dimana untuk atasnya sendiri diberikan bumbu sehingga menambah rasa lebih nikmat. Sedangkan untuk perbedaannya dengan urap yang ada di Jawa adalah terletak dari bumbunya. Untuk menikmati satu porsi jukut urab ini, maka anda pun nantinya akan diberikan perasan jeruk nipis dan juga kacang goreng.

Jika berbicara soal rasa, maka jukut urab ini akan memiliki rasa yang lebih pedas. Hal ini dikarenakan adanya bumbu cabai yang cukup banyak diberikan dalam makanan satu ini. Bumbu halus yang terdapat di dalam urab ini diantaranya adalah terdiri dari terasi, daun jeruk, merica, kencur, gula jawa dan juga bawang merah serta bawang putih. tak lupa pula cabai rawit dan cabai merah yang akan menambah rasa pedas.

Nantinya, bumbu tersebut akan dicampur dengan parutan kelapa dan juga jeruk nipis ketika bahan bahan tersebut ditumis. Setelah itu, bumbu kelapa tersebut akan dicampur dengan sayur yang telah dipotong potong. Barulah anda bisa mengonsumsinya dengan menggunakan nasi atau lontong, sesuai dengan selera anda.

27. Bebek Betutu Bali

Apa makanan khas Bali yang sangat membekas bagi anda? Mungkin sebagian orang akan menjawab bebek betutu. Tak salah memang, pasalnya olahan bebek satu ini pun merupakan salah satu ciri khas dari makanan yang berasal dari Bali. Dengan menggunakan bahan utama yakni bebek, maka ketika anda mencoba makanan satu ini nantinya anda pun akan merasakan sensasi rempah yang meresap ke dalam daging bebek.

Hal ini dikarenakan di dalam proses pembuatan bebek betutu ini akan membutuhkan waktu selama semalam penuh hanya untuk mendiamkan bebek saja. Bebek tersebut sebelumnya telah dilumuri oleh bumbu khas Bali. Dengan didiamkan selama satu malam, hal tersebut bertujuan untuk membuat bumbu bisa meresap ke dalam bebek sehingga akan menghasilkan rasa yang sangat enak.

Untuk membuat salah satu makanan khas Bali yang mendunia ini, cara pembuatannya pun cukup unik. Pasalnya, bebek tersebut haruslah dikukus terlebih dahulu dengan tujuan agar bebek bisa matang secara merata. Hal ini nantinya akan bisa untuk membuat bebek memiliki tekstur daging yang empuk. Cara untuk membuatnya sendiri terkadang berbeda beda. Akan tetapi, setelah membuat bumbu base genep, maka langkah selanjutnya adalah melumuri bumbu ke sekujur tubuh bebek.

Akan tetapi, anda pun bisa menyisakan setengah bumbu yang telah anda buat tersebut. Pasalnya, bumbu tersebut nantinya akan diurap bersama dengan bayam yang akan dimasukkan ke dalam perut bebek. Hal lain yang membuat makanan ini menjadi unik adalah setelah melakukan proses ini, maka bebek pun akan ditutup rapat dengan menggunakan daun dan didiamkan dalam kurun waktu 6 hingga 7 jam, bahkan bisa semalaman.

Setelah itu, bebek baru akan bisa dikukus selama satu jam. Kemudian, bebek yang telah dikukus tersebut akan dipanggang atau dioven hingga matang. Barulah anda bisa mengonsumsi bebek betutu ini. Untuk menyajikannya biasanya di dalam satu piring bebek betutu ini akan diberikan irisan tomat, timun, nasi dan juga sambal matah yang akan membuat anda ketagihan.

Perlu anda ketahui, bahwa bebek betutu ini dulunya adalah makanan khusus bagi par bangsawan. Namun, di masa sekarang anda dapat dengan mudah untuk menemukan bebek betutu ini. Anda bisa menemukannya di berbagai macam restoran ataupun hotel yang menyediakan menu bebek betutu di dalamnya. Menu bebek betutu biasanya akan menjadi salah satu menu andalan di Bali yang wajib untuk anda coba.

28. Ikan Laut Sambal Mentah Bali

Salah satu makanan khas Bali halal yang bisa untuk anda cicipi adalah ikan laut sambal mentah. Memiliki potensi yang besar akan hasil ikan, maka hal ini pun membuat masyarakat di Bali banyak yang bekerja menjadi nelayan. Untuk itu, Bali sendiri pun memiliki olahan dari ikan yang mempunyai nama yakni be pasih mesambel matah. Dimana jika diartikan dalam bahasa Indonesia, makanan khas Jimbaran itu dapat berarti ikan laut sambal mentah.

Di dalam proses membuatnya, hanya perlu membutuhkan ikan laut yang masih segar. Kemudian, ditambah dengan bumbu lainnya yang terdiri dari kunyit, terasi, ketumbar, garam, kencur dan bawang putih yang dihaluskan. Setelah itu, barulah dilumurkan ke badan ikan. Proses pelumuran ini pun perlu waktu selama beberapa saat. Sehingga nantinya bumbu pada ikan akan benar benar meresap hingga ke dalam.

Setelah bumbu meresap, maka ikan tersebut bisa dipanggang dengan menggunakan arang kayu ataupun arang batok hingga matang. Makanan khas Bali adalah cenderung memiliki rasa yang pedas. Hal ini pula yang terdapat pada ikan laut sambel mentah. Dalam makanan ini pun juga wajib untuk menggunakan sambel. Bahan yang biasanya akan dibutuhkan yakni bawang merah, serai, bawang putih, cabai rawit dan juga terasi bakar.

Bahan bahan tersebut kemudian, dicincang dengan halus dan ditambahkan minyak kelapa dan juga perasan air jeruk limau. Untuk anda yang ingin mencarinya, maka makanan satu ini pun akan dengan mudah untuk anda temukan di daerah pesisir pantai. Sebut saja seperti Sanur dan Jimbaran, maka anda pun akan bisa menemukan ikan laut sambal mentah ini menjamur.

29. Babi Guling Bali

Bahan utama yang digunakan untuk membuat makanan satu ini pastinya adalah babi. Di Bali sendiri, nama ini pun lebih dikenal dengan istilah be guling. Biasanya daging babi yang digunakan adalah segala jenis babi, baik babi betina maupun babi jantan. Kemudian, untuk isi dari perut babi akan diberikan isi yakni berupa sayur. Untuk sayur yang digunakan pada umumnya adalah daun ketela pohon.

Barulah setelah itu, nantinya babi ini akan dipanggang dan diguling gulingkan. Sehingga nama makanan khas Bali ini disebut dengan babi guling. Apa bila telah matang, maka nantinya makanan satu ini pun akan berubah warna. Dimana yang awalnya berwarna merah akan berubah menjadi coklat. Serta untuk tekstur dari makanan satu ini pun memiliki ciri khas yakni dagingnya yang renyah.

Di Bali sendiri, makanan satu ini pun tergolong jenis makanan yang premium. Hal ini dikarenakan dulunya makanan babi guling ini hanya disediakan dan disajikan ketika upacara adat dan upacara keagamaan saja. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, saat ini banyak restoran yang telah menyediakan babi guling sebagai salah satu menu utamanya.

Makanan khas Bali yang mendunia ini dapat anda jumpai, terutama di Kabupaten Gianyar. Dimana banyak sekali restoran dan hotel yang menyediakan makanan satu ini sebagai menu yang bisa untuk anda pilih. Karena memiliki rasa yang enak, maka tak heran makanan satu ini pun juga menjadi incaran para turis dan pelancong ketika sedang berada di Pulau Dewata.

30. Nasi Campur Bali

Makanan khas Bali selanjutnya yang bisa anda nikmati adalah berupa varian nasi. Untuk anda yang mengira bahwa nasi campur hanya berada di Jawa saja, maka anda pun salah besar. Pasalnya, di Bali pun anda bisa menemukan makanan satu ini di beberapa tempat. Anda pun bisa mendapatkan lauk yakni mulai dari sambal, telur pindang, besisit, sate lilit, lawar, dan sayuran.

Jika anda mengunjungi Bali, maka olahan nasi campur yang ada di daerah ini pun akan memiliki banyak sekali lauk tambahan disamping dengan lauk utamanya. Tentu saja, setiap restoran pun akan memiliki variasi yang berbeda. Sehingga dengan beragam lauk yang enak tersebut para wisatawan pun sering kali membuat nasi campur sebagai salah satu makanan wajib yang bisa dinikmati untuk makan malam, sarapan dan juga makan siang.

Ada pun lauk yang sering anda temui ketika menyantap kuliner khas Bali ini adalah tum ayam, jukut urap, lawar ayam, sambal matah hingga kacang tanah goreng. Dengan lauk yang memiliki banyak pilihan tersebut, membuat anda bisa memilih sesuai dengan yang anda inginkan. Terlebih lagi di Bali, anda pun akan dengan mudah untuk menemukan nasi campur sebagai teman untuk mengisi perut anda yang keroncongan.

31. Ayam Betutu Bali

Berkunjung ke Bali, rasanya tak lengkap jika anda tidak mencoba untuk mencicipi ayam betutu yang sangat khas ini. Ayam betutu sendiri memang sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai salah satu masakan khas Bali yang memiliki rasa yang enak. Untuk olahan satu ini pun biasanya akan menggunakan base genep. Base genep sendiri merupakan bumbu khas dari Bali.

Dimana di dalamnya berisi jahe, kunir, kencur, lengkuas, daun jeruk, daun salam, terasi, serai, kemiri, cabai serta bawang merah dan bawang putih. Untuk membuatnya, maka bumbu tersebut dihancurkan terlebih dahulu barulah anda bisa menumisnya. Hal lain yang membuat makanan satu ini menjadi unik adalah adanya daun singkong yang diberikan ke dalam perut ayam.

Setelah dilumuri dengan bumbu bese genep maka nantinya perut ayam tersebut akan dimasuki daun singkong sehingga memiliki rasa yang sangat khas. Namun, sebelum diolah biasanya ayam ini akan diikat tersebut dahulu selama beberapa jam agar bumbu meresap. Barulah kemudian ayam bisa direbus. Kemudian, ketika ayam telah direbus maka ayam pun akan siap untuk dibakar sehingga menghasilkan rasa yang lebih mantap.

Untuk anda yang ingin mengunjungi tempat ini maka anda pun bisa mengunjungi rumah makan ayam betutu milik Pak Man yang berada di Jalan Kubu Anyar, Tuban, Badung. Bagi anda yang ingin menikmatinya maka satu ekor ayam betutu ini biasanya akan dihargai mulai dari 65 ribu rupiah. Ayam tersebut nantinya akan bisa untuk anda nikmati bersama keluarga besar anda.

Akan tetapi, jika anda datang hanya berdua maka anda pun tetap bisa untuk menikmati ayam betutu yang enak ini. Dimana anda bisa dengan memesannya seperempat ataupun setengah ekor saja. sehingga akan jauh lebih hemat dan tidak membuang buang ayam. Ayam betutu ini memiliki rasa yang lezat dan menjadi salah satu kuliner unggulan di Bali yang bisa untuk anda nikmati dengan sepiring nasi hangat.

32. Bulung Kuah Pindang

Bali memang dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang memiliki wilayah laut cukup luas. Sehingga hal tersebut akan membuat Bali dikatakan sebagai salah satu penghasil rumput laut yang cukup banyak. Untuk memanfaatkan hasil rumput laut yang melimpah tersebut, maka di Bali terdapat salah satu makanan yang sangat khas yang bulung kuah pindang.

Untuk rumput laut yang digunakan dalam pembuatan makanan satu ini pun yakni dengan menggunakan rumput laut yang memiliki ciri berwarna hijau agak gelap dan sedikit berwarna kemerahan. Apa makanan khas Bali yang cukup unik? Maka untuk jawaban tersebut pastinya adalah bulung kuah pindang. Hal ini dikarenakan makanan satu ini akan memiliki dua warna ketika selesai dimasak.

Warna tersebut adalah warna putih ketika rumput laut melalui proses penjemuran. Dan juga warna hijau ketika rumput laut tersebut direndam dengan menggunakan air kapur. Hal ini tentu saja menjadikan bulung kuah pindang sebagai salah satu masakan yang wajib untuk anda coba ketika sedang berada di Bali. Untuk pembuatannya sendiri, pertama rumput laut tersebut akan direbus terlebih dahulu.

Barulah kemudian, diberikan kuah pindang dan juga taburan bumbu yang khusus. sehingga nantinya akan bisa untuk menghasilkan rasa yang pedas dan gurih. Bagi anda yang ingin menikmatinya, maka anda pun bisa mengonsumsinya dengan menggunakan nasi putih hangat. Selain itu, anda pun juga bisa memakan bulung kuah pindang ini dengan menggunakan rujak Buleleng.

Bagi anda yang ingin tahu cara membuat makanan khas Bali adalah dengan menyiapkan ikan yang segar. Disini anda bisa dengan menggunakan ikan tongkol dan ikan tuna. Ikan tersebut nantinya akan direbus dengan menggunakan campuran bahan lainnya, seperti garam, serai dan daun salam. Setelah itu, kaldu tersebut nantinya akan bisa untuk disiramkan dengan rumput laut rebus.

Sedangkan untuk proses akhir dari makanan satu ini adalah dengan memberikan bumbu yang terdiri dari perasan jeruk limau, garam dan juga kelapa parut.  Tak hanya itu saja, anda pun juga perlu untuk menambahkan bumbu halus yang terbuat dari cabai rawit, jahe, terasi bakar dan juga garam di dalam masakan satu ini.

Selain itu, ada pula beberapa orang yang menambahkan taburan kacang tolo, kacang tanah dan juga kedelai yang telah digoreng kering. Tertarik untuk mencoba makanan satu ini? Maka anda pun dapat dengan mudah menemukannya di Denpasar. Pasalnya di kota tersebut terdapat banyak sekali rumah makan yang menyediakan menu bulung kuah pindang ini.

33. Ikan Asap Sambal Matah Bali

Ikan asap sambal matah merupakan salah satu makanan khas Bali yang wajib untuk anda coba. Makanan satu ini terbuat dari ikan hasil tangkapan orang orang pulau Serangan yang masih segar. Jenis ikan yang sering kali digunakan untuk membuat makanan satu ini adalah tuna, tongkol dan kerapu. Kemudian, ikan tersebut akan diasapi dengan rasa pedas. Dimana ikan ini merupakan ikan asap khas Pulau Serangan.

Hal yang membuat makanan satu ini unik adalah dengan menggunakan sabut kelapa yang digunakan untuk mengasapinya. Tentu saja, nantinya akan menimbulkan aroma serabut yang cukup khas. Selain terdapat aroma yang khas, maka untuk pemasakan dari sabut ini juga akan membuat tekstur yang empuk pada ikan. Dengan menggunakan sabut ini, maka bumbu ikan pun akan bisa merasuk karena dimasak dengan lebih lama.

Dalam pembuatan makanan khas Bali halal ini akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hal ini dikarenakan di dalam proses memasaknya akan butuh untuk membolak balik ikan hingga beberapa kali. Sembari membolak balik, maka biasanya ikan tersebut juga diolesi dengan menggunakan bumbu. Pada umumnya, saat proses membalik ikan akan dibutuhkan waktu yakni sekitar 5 hingga 8 menit.

Dimana untuk membaliknya pun juga diperlukan untuk mengganti sabut kelapa. Bumbu ikan satu ini memerlukan beberapa bahan yang digunakan untuk membuat bumbu halus. Terdiri dari cabai, kunyit, bawang putih dan juga bawang merah. Setelah itu, ikan asap tersebut akan disajikan dengan menggunakan nasi dan juga ditemani dengan sambal matah yang memiliki rasa pedas.

Untuk anda yang ingin membuat sambal matah ini, maka anda pun perlu membutuhkan beberapa bahan utama. Diantaranya adalah cabai rawit, serai, bawang yang telah diiris halus. Kemudian, bumbu tersebut ditambahkan dengan petis dan garam. Sehingga nantinya anda pun bisa untuk menikmati hidangan satu ini dengan nikmat.

34. Rujak Buleleng Bali

Kuliner khas Bali yang harus anda tahu adalah rujak buleleng. Masakan satu ini merupakan makanan paling tepat yang pas untuk dinikmati ketika matahari sedang terik teriknya di Bali saat siang hari. Rujak buleleng sendiri memiliki rasa segar dan juga pedas, sehingga hal ini akan sangat cocok untuk menemani waktu siang anda. Berbagai jenis buah-buahan pun akan dipotong dalam satu wadah. Selanjutnya, buah buahan tersebut nantinya akan dilumuri dengan bumbu rujak di atasnya secara merata.

Makanan satu ini memang sekilas mirip dengan rujak-rujak lain yang ada di Indonesia. Namun,  hal yang membuat beda adalah ketika bumbu dan buahnya dicampur menjadi satu. Biasanya ketika membeli rujak, maka anda pun akan mendapati bumbunya yang kerap kali dipisah. Dan biasanya akan dicocol ketika mengonsumsinya.

Untuk membuat rujak satu ini, maka bahan bahan yang biasanya digunakan adalah terdiri dari campuran gula aren buleleng, cuka, garam, terasi, cabai rawit dan juga pisang batu. Penggunaan pisang batu merupakan salah satu hal yang menjadi pembeda antara rujak ini dengan rujak yang lainnya. Dengan penambahan pisang, maka hal ini akan memberikan rasa sepat setelah semua bumbu bersatu dengan cara diuleg.

Sedangkan untuk jenis buah yang digunakan untuk pembuatan rujak dari Buleleng ini adalah sama dengan buah kebanyakan. Mulai dari buah mangga, nanas, kedondong, bengkoang, ubi merah, timun dan pepaya yang telah diiris tipis tipis. Ketika mencicipi makanan satu ini maka anda pun akan langsung bisa merasakan sensasi pedas dari bumbu dan juga buah muda yang memberi rasa segar di mulut.

35. Sate Lilit Bali

Makanan khas Bali yang mendunia ini merupakan salah satu kuliner yang paling identik dengan Bali. Sate lilit adalah salah satu makanan yang terkenal dengan makanan khas Bali dari cara pembuatannya. Tentu saja hal ini terlihat dari cara penusukannya yang berbeda dengan sate lain. Dimana untuk pembuatan sate ini pun nantinya sate tersebut akan dihaluskan dan melilitkan adonan daging ke dalam tusuk.

Hal ini pun tentu saja akan berbeda, dimana kebanyakan sate cara mengolahnya adalah dagingnya ditusuk secara satu persatu ke dalam tusukan sate. Selain itu, hal lain yang membuat makanan sate ini berbeda dengan yang lain adalah tidak adanya bumbu kacang yang melekat di dalam sate. Di dalam sate lilit ini, nantinya bumbu sate akan dicampur dengan daging sebelum dibakar.

Di dalam membuat sate lilit ini, biasanya akan menggunakan bahan utama yakni ikan tuna, namun, terkadang ada pula yang menggunakan daging ayam. Untuk membuat makanan khas Bali halal ini maka prosesnya adalah dengan menghaluskan daging dengan cara menggilingnya terlebih dahulu. Kemudian, barulah sate ini diberikan bumbu yang terdiri dari daun jeruk, bawang merah, bawang putih dan juga serai.

Selanjutnya, barulah adonan yang telah dicampur merata tersebut dililitkan dengan menggunakan tusuk sate sebelum lanjut untuk proses pembakaran. Sate lilit ini pun dibakar hingga matang, barulah anda bisa mengonsumsinya. Untuk rasa yang dihasilkan oleh sate ini adalah pedas manis dengan aroma serai. Dimana makanan satu ini pun akan sangat mudah untuk anda temui ketika sedang berada di Bali.

36. Nasi Ayam Kedawetan

Makanan khas Bali yang selanjutnya bisa anda coba adalah nasi ayam kedawetan. Untuk anda yang sedang berwisata ke Gianyar, maka anda pun wajib untuk mampir ke salah satu tempat makan yakni Nasi Ayam Kedawetan Ibu Mangku. Restoran ini merupakan salah satu tempat makan yang menjadi tujuan bagi para wisatawan. Hal ini dikarenakan rasa makanan yang tersedia di tempat ini sangat enak, terutama nasi ayam kedawetan.

Untuk nasi khas Ubud ini sekilas memang hampir mirip dengan nasi campur yang beredar di seluruh Nusantara. Sebut saja seperti nasi timbel yang ada di Jawa Barat. Namun hal yang membedakan adalah jenis lauknya. Dimana untuk nasi ayam kedawetan ini menggunakan berbagai macam lauk seperti, jeroan, telur rebus, kacang panjang, sate dan juga daging ayam.

Karena masyarakat Bali identik dan menyukai rasa makanan yang pedas. Maka nasi ayam kedawetan pun juga menyediakan sambal yang bisa untuk anda pilih. Hal ini tentu saja akan menjadi salah satu hal yang sangat khas. Dimana sambalnya sendiri menggunakan sambal matah yang terkenal sangat enak. Sambal ini sendiri dibuat dari irisan cabai kecil-kecil yang ditambah dengan bawang dan garam.

Masakan khas Bali satu ini memang dikenal sebagai salah satu kuliner lezat. Sehingga tak jarang pula para wisatawan asing maupun lokal datang ke tempat satu ini. Disini para wisatawan bisa datang untuk menikmati satu porsi nasi ayam kedewatan untuk sarapan ataupun makan siang. Untuk harganya sendiri pun cukup terjangkau dan tidak akan menguras kantong anda.

37. Lawar Kuwir

Campuran makanan yang terdiri dari beragam jenis sayuran dan daging cincang bebek entog dipadukan dengan bumbu khas Bali, sering kali disebut dengan lawar kuwir. Biasanya, lawar kuwir yang merupakan nama masakan khas dari Bali ini diolah dengan memakai campuran daging babi. Namun, ternyata bebek entog atau yang juga disebut dengan kuwir ini dapat menjadi salah satu alternatif yang disukai oleh banyak orang.

Hal ini dikarenakan jenis daging satu ini dapat dinikmati oleh siapa saja. untuk membuat makanan satu ini adalah dengan mencincang daging terlebih dahulu. Kemudian, daging tersebut dicampur dengan menggunakan potongan sayur yakni kacang panjang, parutan kelapa dan tak lupa bumbu bali yang memiliki rasa sangat khas dicampur menjadi satu dengan makanan satu ini.

Makanan khas Bali adalah makanan yag nikmat disantap dengan menggunakan nasi putih. lawar kuwir pun salah satu makanan yang demikian. Ditambah dengan sate lilit, suwiran ayam betutu dan juga kacang tanah maka akan membuat makanan satu ini semakin nikmat. Jangan lupa pula untuk menambahkan semangkok jukut ares yang akan membuat anda ketagihan.

38. Bagiak Khas Bali

Untuk anda yang sedang mencari salah satu makanan ringan dari Bali yang merupakan cemilan tradisional, maka anda pun wajib untuk membeli bagiak. Jenis jajanan satu ini merupakan salah satu makanan yang cocok untuk anda jadikan oleh oleh bagi keluarga di rumah. Selain itu, harga yang ditawarkan untuk makanan satu ini pun cukup terjangkau. Sehingga anda bisa memberikannya kepada keluarga dan juga kerabat.

Makanan khas asal Bali ini mempunyai berbagai macam rasa yang bisa untuk anda pilih. Rasa tersebut mulai dari rasa kayu manis, susu, kacang dan juga jahe. Selain itu, bagiak terbuat dari tepung sagu dan memiliki rasa yang agak manis dengan tekstur yang renyah. Untuk itu, tak ada salahnya bagi anda untuk mencoba makanan satu ini ketika sedang berada di Bali.

39. Pie Susu

Untuk oleh-oleh, makanan khas Bali yang mendunia satu ini kerap menjadi pilihan utama para wisatawan yang sedang berkunjung ke Bali. Hal ini dikarenakan pie susu merupakan salah satu oleh oleh yang praktis dan mudah untuk dibawa. Sehingga nantinya akan membuat anda tidak perlu membawa barang yang berat untuk memberikan buah tangan kepada keluarga di rumah.

Selain itu, pie susu memang terkenal memiliki rasa yang manis dan enak. Untuk itu, tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bali tanpa mencoba pie susu yang sangat khas ini. Di Bali sendiri terdapat beberapa produsen pie susu yang cukup terkenal. Sehingga anda pun tinggal memilih yang sesuai dengan keinginan anda.

40. Tipat Blayag

Makanan satu ini memiliki bentuk seperti lontong. Namun, berbeda dengan lontong yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang, tipat ini sendiri dililit memanjang dengan menggunakan janur muda atau enau muda. Jika tipat cantok menggunakan bumbu kacang, maka hal tersebut akan berbeda dengan tipat blayag.

Di dalam pembuatannya, makanan satu ini menggunakan bumbu bali dan juga olahan tepung beras. Sehingga nantinya akan menghasilkan tekstur yang kental layaknya santan. Untuk anda yang ingin menikmati makanan satu ini, maka anda pun bisa menikmatinya dengan menggunakan potongan sayur urab, gorengan ceker ayam, ayam sisit dan juga kerupuk kulit ayam, ditambah dengan kacang kedelai akan tambah nikmat.

41. Sate Kakul

Makanan khas Bali dengan menu olahan sate yang dapat kita temui di Bali tentu saja sangatlah banyak. Salah satu yang bisa untuk anda coba adalah sate kakul. Jika anda terbiasa mengonsumsi sate dengan olahan daging ayam atau daging kambing, maka sate kakul ini pun memiliki menu yang cukup khas dan mungkin hanya bisa anda temukan di Bali.

Dimana daging yang digunakan untuk membuat sate ini adalah daging siput sebagai bahan dasarnya. Sedangkan untuk bumbu yang digunakan yakni hampirmirip dengan yang lain, dimana menggunakan kecap manis, tomat, bawang merah dan serai. Untuk menikmati sate ini, maka anda pun bisa menyantapnya dengan menu lain seperti nasi atau ketupat, ayam betutu dan juga gulai.

Itulah beberapa jenis makanan khas yang terdapat di pulau Bali yang sudah terkenal dan mendunia. Sehingga bagi anda yang sedang melakukan perjalanan wisata ke daerah Bali, maka sebaiknya tidak melewatkan untuk mencoba salah satu dari daftar makanan tersebut. Terutama bagi anda yang merupakan penggemar makanan pedas, maka anda pun wajib untuk mencicipi salah satu makanan yang berasal dari Pulau Dewata ini. Baiklah, semoga artikel ini bermanfaat dan bisa memberikan anda rekomendasi makanan apa yang ingin anda coba di pulau Bali, terima kasih.